Tips Membuat Taman yang Aman Bagi Anak

Tips Membuat Taman yang Aman Bagi Anak

Mygriya.com – Bagi kamu yang sudah berkeluarga, keamanan anak-anak pasti sangatlah penting. Keamanan mereka tentu menjadi bahan pertimbangan saat kamu menata rumah. Namun dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak usia dini, kebanyakan orang lebih fokus pada interior rumah. Padahal bagian luar rumah juga merupakan hal penting, termasuk taman.

Pada umumnya, kondisi taman atau pekarangan rumah relatif kurang teratur jika dibandingkan bagian dalam rumah. Hal inilah yang membuat anak-anak justru lebih mudah mengalami cedera saat bermain di taman.

Padahal orang tua sebaiknya tidak memaksa buah hatinya untuk hanya bermain di dalam rumah saja. Anak-anak harus diberi waktu untuk menghirup udara segar dan beraktivitas di luar ruang. Dikutip dari Rumah.com, berikut ada beberapa tips membuat taman yang aman bagi si buah hati.

Gunakan rumput yang tebal

Kalau kamu memang jarang mengurus taman, minimal tanamlah rumput yang tebal di taman. Dengan adanya rumput yang tebal tentu sangat menguntungkan bagi anak yang bermain di halaman sambil bertelanjang kaki. Kulitnya pun tak akan langsung bergesekan dengan tanah sehingga bisa mengurangi risiko tergores dan terluka.

Tapi ada hal yang harus diperhatikan dalam memilih rumput. Sebaiknya jangan gunakan rumput jarum. Rumput ini memang terlihat hijau dan rapi seperti karpet. Namun, ujung daunnya cenderung tajam dan bisa melukai si kecil saat bermain-main di taman. Jenis rumput tebal yang bisa menjadi pilihan adalah rumput gajah mini yang bertekstur tebal sekaligus halus.

Hindari tanaman yang rimbun dan membentuk semak

Sebaiknya kamu menghindari menanam tanaman yang mudah rimbun dan membentuk semak, contohnya melati Bali atau dahlia. Tanaman yang terlalu rimbun akan menarik perhatian si buah hati untuk memasukinya. Padahal, di bagian dalam tanaman itu bisa saja terdapat serangga atau sarang nyamuk.

Jika anak mendekati tanaman ini, gangguan alergi seperti gatal-gatal pada kulit bisa dengan mudah menyerangnya. Kalau memang ingin menanam tanaman-tanaman tersebut, sebaiknya kamu atur terlebih dulu jarak antar tanaman.

Baca juga : Tips Desain Taman Mungil di Area Rumah

Gunakan stepping stone (batu untuk jalan setapak) yang rata

Tips Membuat Taman yang Aman Bagi Anak - Stepping Stone

Selain untuk memperindah taman, stepping stone atau jalan setapak juga sering menjadi pilihan untuk mempermudah orang berjalan di sekitar taman. Batu yang digunakan biasanya adalah batu-batu alam agar menambah kesan alami.

Akan tetapi kamu perlu memperhatikan permukaan batu yang akan digunakan. Pilihlah stepping stone yang memiliki permukaan rata dan tidak bergelombang. Hal ini sangat penting, terutama bagi anak-anak yang masih belum bisa menjaga keseimbangan dengan baik. Permukaan yang tidak rata tentunya akan membuat si kecil jadi mudah terjatuh atau tersandung.

Berikan pagar pembatas pada kolam

Tips Membuat Taman yang Aman Bagi Anak - Kolam

Jika di area tamanmu terdapat kolam, baik kolam ikan maupun kolam renang, sebaiknya buat pagar pembatas di sekelilingnya. Dengan ini, anak tak akan bisa langsung menceburkan diri ke dalam kolam. Selain itu, jika kamu melihat ada genangan air di pinggir kolam, sebaiknya kamu langsung mengeringkannya. Hal ini penting agar si kecil tak terpeleset saat melewatinya.

Pot gantung lebih aman bagi anak

Jika anak berusia dini dan sangat menyukai tanaman, sebaiknya kamu menghindari menanam tanaman dalam pot yang diletakkan di lantai. Jika tidak, Anak akan dengan mudah meraih pot dan menarik atau mencabuti tanaman.

Selain itu, akar tanaman yang ditanam di dalam pot cenderung lebih lemah dibandingkan yang ditanam langsung di tanah. Kamu tentu tak mau, kan, kalau si kecil jadi malah bermain tanah. Jadi tanaman yang digantung atau yang ditanam langsung di tanah lebih aman bagi anak karena mereka akan lebih susah menggapainya.

Baca juga : Tak Punya Lahan untuk Membuat Taman? Taman Vertikal Solusinya

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password