Kecantikan Arsitektur Rumah Gadang, Rumah Adat Sumatera Barat

rumah adat sumatera barat

Para leluhur kita mempunyai nilai estetika tersendiri dalam urusan hunian. Maka kita sekarang bisa melihat betapa uniknya rumah adat yang mereka tinggalkan pada generasi sekarang. Salah satunya adalah rumah adat Sumatera Barat. Rumah adat Sumatera Barat adalah Rumah Gadang yang telah banyak dikenali dan tersohor ke berbagai penjuru dunia karena bentuk eksterior dan tatanan interiornya.

Seperti apa Rumah Gadang tersebut? Berikut ini ulasannya yang bisa kamu simak.

1. Sejarah Rumah Gadang, rumah adat Sumatera Barat

Kecantikan Arsitektur Rumah Gadang, Rumah Adat Sumatera Barat

Sejarah Rumah Gadang merupakan cerita yang menarik untuk diketahui. Orang Minangkabau dulu gemar beradu kerbau dan mereka berhasil menang melawan orang Jawa. Kemenangan tersebut membuat mereka membuat atap Rumah Gadang mirip seperti tanduk kerbau untuk merayakan kemenangannya.

Ada juga versi sejarah Rumah Gadang yang menyebutkan bentuk atap itu terinspirasi dari bentuk kapal “lancang”, kapal yang menjadi andalan orang Minang menjelajah lautan. Bentuk atap tersebut dibuat untuk mengingat kisah perjalanan nenek moyang orang Minangkabau merantau. Ciri atap rumah yang khas ini juga berguna untuk mengenali antar orang Minangkabau sehingga mereka tidak terasing satu sama lain, walau tidak pernah bertemu sebelumnya.

2. Filosofi Rumah Gadang, rumah adat Sumatera Barat

Kecantikan Arsitektur Rumah Gadang, Rumah Adat Sumatera Barat

Baca juga : Motif Keramik Dinding Kamar Mandi yang Lagi Hits di Kalangan Masyarakat Modern

Leluhur kita belajar dari alam, hal itu turut menginspirasi pembentukan atap Rumah Gadang. Filosofi Rumah Gadang merupakan sebuah pemaknaan yang diperoleh nenek moyang orang Minangkabau setelah belajar pada bentuk Bukit Barisan. Bentuk atap melengkung-lengkung dan menjadi lancip pada sisi luar, mirip seperti deretan bukit.

Rumah adat Sumatera Barat ini dinamai “gadang” bukan karena bentuknya besar. Nama tersebut diambil dari fungsi rumah yang menyelimuti seluruh aktivitas orang Minangkabau. Besar dikarenakan banyaknya aktivitas sebagai manusia yang dilakukan di dalam rumah, mulai dari tempat merawat keluarga, pelaksanaan upacara, musyawarah, dan lain sebagainya. Orang Minangkabau tinggal di rumah yang besar atau gadang bukan karena luas dan megahnya rumah tersebut, melainkan karena banyaknya aktivitas yang mereka lakukan sebagai seorang manusia.

3. Fungsi Rumah Gadang, rumah adat Sumatera Barat

rumah adat sumatera barat adalah

Baca juga : Mitos di Balik Terbentuknya Rumah Adat Minangkabau Rumah Gadang

Rumah adat Sumatera Barat adalah hunian yang sangat disukai masyarakat Minangkabau. Ini karena rumah tersebut menjadi tempat favorit mereka melakukan berbagai aktivitas. Ada beberapa fungsi yang dimiliki rumah adat Sumatera Barat yaitu fungsi adat dan keseharian.

Rumah Gadang merupakan rumah utama dari sekelompok orang Minangkabau yang terikat dalam satu suku. Orang-orang dari suku tersebut memiliki berbagai upacara atau gelaran acara tradisional yang menjadi ciri khas kebudayaan mereka. Acara tersebut dilangsungkan di Rumah Gadang. Inilah fungsi adat dari Rumah Gadang.

Sementara itu, fungsi keseharian Rumah Gadang sama seperti rumah-rumah pada umumnya. Rumah Gadang dipakai sebagai tempat tinggal keluarga, merawat anak, tempat berkumpul keluarga besar, dan lain sebagainya. Ada satu aturan unik dari penghuni Rumah Gadang, anak laki-laki tidak memperoleh kamar. Kamar dikhususkan untuk para wanita.

4. Rumah adat Sumatera Barat yang nyaman

gambar rumah adat sumatera barat

Kamu bisa melihat contoh gambar rumah adat Sumatera Barat pada foto di dalam artikel ini. Tampak Rumah Gadang memiliki ruang dalam yang luas, sebagai tempat berkumpul seluruh anggota keluarga. Ini menandakan Rumah Gadang didesain dengan pertimbangan untuk dapat memuat orang banyak yang berguna sebagai alat perekat hubungan sosial.

Itulah penjelasan sekilas tentang Rumah Gadang yang memiliki bentuk unik sebagai rumah adat Sumatera Barat. Apakah kamu tertarik membangun rumah dengan tatanan yang sama untuk melestarikan budaya?

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password