3 Hal yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Membangun Rumah di Pedesaan

rumah di pedesaan

Hidup dimulai dari sebuah rumah. Membangun rumah tentu tidak bisa sembarangan. Hunian yang akan ditempati untuk waktu yang lama tentu saat pembangunannya harus mendapat perhatian khusus. Lokasi keberadaanya patut menjadi perhatian karena itu akan berdampak secara tidak langsung pada penghuni rumah.

Maka penting mempertimbangkan lokasi di mana akan membangun sebuah rumah. Lingkungan tempat tinggal mempengaruhi kenyamanan dalam berperilaku. Ini layaknya ketika memilih sekolah, pekerjaan, dan pasangan hidup yang tepat untuk kelangsungan hidup di masa akan datang. Jika tidak tepat, sejumlah resiko sudah siap menghadang di depan.

Saat memilih membangun rumah di pedesaan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan misalnya karakter masyarakat, keadaan geografis, perekonomiannya, dan kebudayaan setempat. Hal-hal tersebut saling berhubungan satu sama lain.

Mengapa memilih pedesaan untuk membangun rumah impian? Pertama, pedesaan lebih tenang dengan suasana kebersamaannya. Ini tentu agak berbeda dengan suasana kota yang tingkat persaingannya lebih tinggi. Di desa, keakraban antar penduduk lebih terasa.

Kemudian yang kedua, lingkungan pedesaan umumnya memiliki udara segar dan bersih. Ini karena masih ada alam terbuka yang masih bebas polusi. Tidak perlu khawatir tentang penyakit akibat udara yang kotor atau sungai yang jorok.

Setidaknya itulah beberapa keunggulan jika ingin membangun rumah di pedesaan. Namun sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar rumah yang dibangun benar-benar bernuansa pedesaan. Apa saja itu? Simak ulasannya berikut ini.

1. Gunakan Desain Tradisional

desain rumah tradisional
Sumber : furnizing,com

Saat membangun rumah di desa, jangan membuat bangunan yang terkesan mencolok. Sebaiknya pilih desain rumah yang seirama dengan budaya dan kearifan lokal setempat. Tujuannya agar rumah yang dibangun tetap bisa membaur dengan masyarakat sekitar.

Desain rumah di pedesaan biasanya tergantung di daerah rumah yang akan dibangun. Indonesia memiliki keragaman yang cukup banyak sehingga ada detail desain yang patut diperhatikan.

2. Gunakan Material di Sekitar Lokasi

batu bata merah
Sumber : material-jogja,blogspot,com

Bahan untuk membangun rumah di pedesaan janganlah yang terlalu mahal dan mewah-mewah. Alasannya untuk menghormati penduduk lainnya. Hidup di desa lebih mengutamakan kesetaraan daripada persaingan.

Agar lebih menyatu dengan masyarakat, minta saran mereka bagaimana mendapatkan material untuk membangun rumah. Bangunan-bangunan berdesain pedesaan umumnya lebih mengutamakan bahan-bahan sederhana namun tetap enak dipandang dan tentunya tahan lama.

3. Jangan Boros Tempat

desain rumah sederhana
Sumber : warnacat,net

Walaupun daerah di pedesaan biasanya cukup murah, jangan sampai terlalu serakah di daerah tersebut. Ingatlah sifat kebersamaan di daerah yang tinggi. Mawas diri harus lebih ditingkatkan dengan lingkungan sekitar.

Jika memiliki tanang yang lapang di daerah pedesaan, buatlah desain rumah yang tidak begitu besar tapi tetap dapat terlihat indah. Aspek ini merupakan hal yang penting dalam membangun rumah di pedesaan karena jangan sampai muncul kesan seakan ingin menjadi pihak yang dipandang.

PC-250-BIT
Sumber : shimizu.co.id

Selain tiga tips di atas, ada lagi yang perlu diperhatikan. Jangan lupakan akses terhadap air bersih ketika akan membangun rumah di pedesaan. Pilihlah pompa air yang mampu diandalkan di berbagai medan. Shimizu adalah merek pompa air yang menciptakan beragam produk yang dapat diandalkan di beragam tempat.

Salah satu andalan Shimizu adalah tipe PC-250 BIT. Pompa air tipe ini menjamin suplai air bersih tercukupi karena memiliki panjang pipa hisap mencapai 30 meter dan memiliki total head maksimal 60 m yang membuat kapasitasnya tidak perlu diragukan lagi. Shimizu, Sedotannya Kuaaaaaaaat, Semburannya Kuencenggg!

Sumber Featured Image : travelandleisure,com

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password