Yuk! Intip Rumah Air Terjun Falling Water yang Terkenal di Amerika!

rumah air terjun

Keterbatasan lahan membuat beberapa penghuni rela membabat pekarangan demi hunian utamanya. Padahal banyak hal yang menarik dari pekarangan ini. Bisa jadi halaman yang kita alih fungsikan ini memiliki sejarah ataupun memiliki keindahan tersendiri secara alami.

Kegiatan menggali tanah, membelokkan aliran sungai atau parit, hanya untuk meluaskan ruang-ruang rumah ini terkadang merusak keindahan yang secara alami ada di tempat tersebut. Adapun beberapa orang merancang rumahnya dengan elok namun tetap dapat menjaga lingkungan sekitarnya agar tetap asri, bahkan menjaganya. Seperti rumah yang satu ini.

Adalah rumah air terjun yang berada di Bear Run, Appalachian, Pennsylvania, Amerika serikat. Rumah ini didesain unik oleh Frank Lloyd Wright pada sekitar tahun 1935. Rumah ini awalnya dimiliki oleh keluarga Kaufmann namun pada akhirnya diserahkan kepada Western Pennsylvania Conservacy agar dapat dinikmati oleh banyak orang. Hingga saat ini rumah tersebut terkenal dengan nama Falling Water.

Rumah ini mendapat banyak penghargaan karena keindahan arsitekturnya. Bahkan pada 1991 anggota dari Institut Arsitek Amerika (AIA) menunjuk Fallingwater ini sebagai karya arsitektur terbaik Amerika sepanjang masa dan pada tahun 2007 rumah ini mendapati rangking 29 sebagai daftar arsitektur favorit amerika menurut AIA.

Perlu diketahui pada awalnya Kaufmann tidak menghendaki rumah di atas air terjun ini. Kaufmann berharap mereka membuat rumah di bawah sehingga dapat menikmati pemandangan air terjun. Namun rupanya Wright sengaja membangun rumah ini berada di atas air terjun. Hal ini membuat Kaufmann kesal karena rumah tidak serta merta mendapat pemandangan yang ia harapkan.

Keluarga Kaufmann pun meminta desain rumah yang ada tetap dapat menghibur banyak orang. Keluarga Kaufmann juga meminta ukuran rumah menjadi lebih besar dari ukuran semula. Permintaan ini mengakibatkan perubahan cukup banyak desain awal. Sekurang-kurangnya rumah ini menjadi memiliki 4 kamar.

Untuk memenuhi perluasan rumah ini Wright menggunakan struktur cantilevered di mana tiang-tiang dapat menopang badan rumah lebih kuat. Pembuatan rumah ini sesungguhnya memiliki banyak konflik baik dari pihak Kaufmann, Wright, dan pihak kontraktor. Masalah ini meluas saat konstruksi semen yang digunakan tidak sesuai dan banyak hal. Namun akhirnya rumah ini dapat selesai pada 1938.

Biaya pembuatan rumah pada masa itu adalah sekitar 35.000 US dollar namun penyempurnaannya membuatnya membengkak menjadi 155.000 US dollar US. Jika disesuaikan dengan harga sekarang rumah tersebut diperkirakan seharga 2,7 juta dollar US. Pada 2001 rumah ini direstorasi yang menyebabkan peningkatan harga. Jika di kurs sekarang rumah tersebut berharga 15,9 juta dollar US.

Wright memberi kesan desain untuk rumah ini dengan konsep dinamisme. Konsep dinamisme ini lengkap dengan suasana air terjun di bawahnya yang bergerak dan suasana alam yang berada di sekitarnya. Sebagai arsitektur organik, kiranya Wright memiliki ketertarikan dengan arsitektur Jepang di mana terdapat keharmonisan antara alam dan manusia.

Kita pun dapat membuat air terjun buatan sendiri di rumah yang pastinya legal. Untuk membuat air terjun ini kita membutuhkan aliran air yang kuat. Aliran air ini dapat kita peroleh dari pompa air yang berkualitas seperti pompa air Shimizu JET-108 BIT.

Pompa air Shimizu JET-108 BIT merupakan pompa air berkualitas yang mampu menyanggupi kebutuhan air untuk membuat air terjun buatan Anda. Dengan adanya pompa air Shimizu JET-108 BIT dengan daya dorong maksimal 30 m, tentunya akan membantu kebutuhan pembuatan air terjun Anda. Percayakan kebutuhan air Anda dengan produk-produk Shimizu ini. Shimizu, Bintangnya Pompa Air!

Sumber Gambar : wallpaperstudio10, wright-house, pinimg, travel-assets

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password