Mengenal Seluk Beluk Roster Beton, Si Pemanis Dekorasi Rumah

roster beton

Demi mempercantik dekorasi rumah, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah menempatkan beberapa komponen pendukung seperti roster beton. Bagi Anda yang baru pertama kali berkecimpung di dunia properti, lubang angin beton pasti termasuk ke dalam kategori term yang asing. Padahal, fungsinya sangat besar bagi kenyamanan hunian lho. Daripada penasaran, yuk simak seluk beluk roster beton, si pemanis dekorasi rumah ini.

Apa itu roster beton?

17-1.jpg?fit=750%2C500&ssl=1(Foto via media.rooang)

Apakah Anda sering melihat adanya lubang angin pada hunian di wilayah tropis? Itulah roster beton. Komponen hunian ini berbentuk seperti bata yang dilubangi di bagian tengah. Komponen ini juga bisa Anda temukan di beberapa bangunan hotel atau kantor dengan konsep industrial, umumnya di kota-kota besar.

Ada banyak jenis dari ventilasi ini, mulai dari roster beton minimalis untuk hunian yang juga minimalis hingga ke desain roster yang cukup rumit. Tidak hanya beton, Anda juga bisa memasang komponen berupa roster keramik di dalam hunian Anda. Lubang angin biasanya dipasang pada fasad rumah sebagai kulit kedua bangunan atau secondary skin.

Kapan pertama kali roster beton diaplikasikan pada bangunan?

17-2.jpg?fit=1000%2C667&ssl=1(Foto via saktidesain)

Sebagai komponen estetika ruang, ventilasi beton pertama kali digunakan sejak abad pertengahan. Namun, secara resmi, roster beton diaplikasikan oleh para arsitek di tahun 1950-an. Bahkan, bangunan kantor perusahaan sekelas IBM dan First Western Bank yang terletak di Amerika menggunakan komponen ini sebagai pemanis dekorasi. Salah satu perusahaan pemproduksi lubang angin yang tertua dan cukup populer adalah A-1 Block Corp di wilayah Orlando, Florida. Perusahaan ini telah berdiri sejak 1952.

Lalu, mengapa perlu menempatkan roster beton sebagai bagian dari hunian?

17-3.jpg?fit=1200%2C895&ssl=1(Foto via medium)

Tidak hanya mempermanis dekorasi rumah, rongga atau hollow pada ventilasi dari beton berfungsi sebagai penghalau teriknya sinar matahari dan menyalurkan udara sejuk. Hal ini tentu sangat dibutuhkan oleh penduduk di wilayah beriklim tropis. Hunian yang terpapar langsung sinar matahari terutama di siang hari tentu membuat tidak nyaman penghuninya, bukan? Oleh karena itu, lubang angin perlu dipasang sebagai penghalang teriknya sinar matahari pada hunian.

Apa saja bahan baku pembuatan roster beton?

17-4.jpg?fit=960%2C640&ssl=1(Foto via Pixabay)

Baca juga : Jenis Jendela Ventilasi Rumah Terbaik Untuk Ciptakan Hunian Sehat

Roster beton terbuat dari campuran material berupa semen, pasir, serta kerikil. Tidak heran bila ia memiliki ketahanan yang lebih kuat dibandingkan roster dari kayu, tanah liat, maupun semen. Material penyusunnya yang kompleks ini juga memungkinkan ventilasi beton tahan terhadap berbagai jenis pelapukan yang disebabkan oleh perubahan cuaca, baik ringan maupun ekstrem.

Bagaimana cara kerja roster beton?

17-5.jpg?fit=1080%2C1080&ssl=1(Foto via Instagram @deporostersemarang219)

Baca juga : Agar Lebih Maksimal, Ketahui Syarat Ventilasi Rumah Sehat Berikut!

Meski tidak semua roster beton, terutama roster minimalis memiliki rongga bulat, namun secara garis besar cara kerjanya hampir sama. Variasi bentuk atau pola yang terdapat pada rongga roster memungkinkan Anda melakukan penyesuaian, mulai dari pasokan udara, intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam hunian, hingga intensitas angin yang diperlukan. Sirkulasi udara dari beton maupun roster keramik sama-sama menyesuaikan konsep arsitektur hunian yang diusung.

Namun, sebagai catatan penting bagi Anda yang ingin menerapkan komponen ini dalam konsep arsitektur hunian, ada baiknya untuk tidak mengandalkannya sebagai penopang struktur bangunan. Mengapa demikian? Karena rongga yang ada di bagian tengah ornamen berbahan beton membuatnya tidak cukup seimbang dalam menahan beban atau tumpuan yang berat.

Bagaimana dampak penggunan roster beton pada lingkungan?

17-6.jpg?fit=950%2C720&ssl=1(Foto via Pixabay(

Baca juga : Desain Ventilasi Kamar Mandi Idaman, Jadikan Kamar Mandi Maksimal Cahaya dan Nyaman dengan Desain Ini!

Pemanfaatan potensi alam, mulai dari cahaya matahari, udara dan angin secara maksimal membuat penggunaan roster beton berdampak baik untuk lingkungan. Secara tidak langsung, penghuni hunian yang menerapkan komponen ventilasi telah turut serta dalam upaya penghematan energy.

Selain itu, intensitas cahaya matahari yang sesuai kebutuhan serta pertukaran udara yang lancar juga mampu mengurangi penggunaan listrik. Bahkan, juga berdampak pada terbatasnya penggunaan air conditioner atau AC. Penghuni dijamin akan merasa nyaman di dalam hunian tercinta.

Menerapkan roster beton sebagai pemanis dekorasi rumah, mungkinkah?

17-7.jpg?fit=708%2C461&ssl=1(Foto via arsitag)

Penggunaan roster, baik ventilasi beton maupun roster keramik sebagai elemen hias interior tentu menjadi inovasi menarik. Bagi Anda yang memiliki lahan terbatas dan hidup di hunian minimalis, Anda sangat disarankan untuk menggunakan lubang angin beton sebagai elemen hias interior.

Anda bisa memanfaatkan bentuknya yang masif dengan menyusunnya sebagai pernik hias taman dalam rumah. Bahkan, Anda bisa menggunakannya sebagai pot tanaman. Penyusunan lubang angin secara vertical juga berfungsi sebagai penyekat antara dua ruangan atau transisi area indoor dan outdoor bangunan.

Setelah mengenal seluk beluk roster beton, tentunya Anda tidak perlu ragu menerapkannya dalam hunian tercinta, bukan? Selain karena sisi ergonomis yang ditawarkannya, segi estetik yang melingkupi komponen bangunan ini bisa jadi pertimbangan utama. Selalu cerdas dalam memilih komponen bangunan ya, sobat mygriya! Karena hunian yang nyaman bisa memantik kreativitas dan produktivitas dari penghuninya. Setuju?

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password