Kena Banjir? Kamu Wajib Periksa 3 Bagian Rumah Ini

Rumah Banjir

Beberapa minggu yang lalu sejumlah kota di Indonesia dilanda banjir karena hujan yang terlalu deras. Namun musim hujan sudah mulai akan berlalu. Nah, sekaranglah saatnya membenahi rumah bagi kamu yang rumahnya ikut terkena banjir. Ini penting, karena air hujan yang masuk ke area rumah bisa meninggalkan bekas dan merusak bagian-bagian rumah.

Maka dari itu, kamu tak hanya harus membersihkan lumpur ataupun air hujan dari dalam rumah, tapi juga memeriksa bagian atau perabot rumah lainnya. Hal ini untuk memastikan perbaikan apa yang diperlukan nantinya.

Berikut tiga bagian rumah yang wajib kamu periksa setelah rumahmu terkena banjir, seperti yang dikutip dari liputan6.com.

Dinding yang Terendam Banjir

Dinding rumah biasanya rusak setelah banjir. Karena terendam air, dinding jadi berwarna kecoklatan karena kerak. Selain itu, dinding juga mudah berjamur karena lembap.

Jika tidak segera diperbaiki, dinding yang lembap akan mudah rapuh. Selain itu, jamur maupun kerak akan mudah menyebar ke bagian dinding yang bersih. Menghilangkannya tak akan sulit. Cukup semprotkan air dengan tekanan tinggi untuk membersihkan kerak di dinding.

Setelah itu, kamu juga perlu mengecat ulang dinding. Tapi terlebih dahulu cat dikerok dan diampelas. Kemudian, agar kelembapan udara dalam rumah berkurang, kamu bisa membuka seluruh ventilasi dan jendela di rumah pada siang hari. Dengan begitu, sirkulasi udara lancar menjadi lancar. Cahaya matahari pun bisa masuk ke rumah dan membuat udara di dalamnya menjadi hangat.

Baca juga : Tips Rumah Aman ketika Ditinggal Liburan

 

Saluran Air

Saluran air yang tersumbat bisa menjadi penyebab utama rumah terkena banjir. Jadi, setelah banjir surut sebaiknya kamu segera memeriksa saluran air di lingkungan rumah dan memastikannya tidak tersumbat.

Apabila saluran tersumbat akibat lumpur atau sampah, segera bersihkan agar aliran air bisa lancar.  Jika kamu merasa saluran air ukurannya kurang besar untuk menampung air hujan, kamu bisa menyampaikan saran ke ketua daerah setempat agar dilakukan pelebaran.

Selain itu, perhatikan pula apakah rumahmua ada di posisi yang lebih tinggi daripada sistem drainase. Pastikan drainase posisinya lebih rendah agar air tidak masuk ke rumahmu saat terjadi banjir.

Titik Elektrikal

Bagian ini yang paling berisiko jika tidak diperiksa. Hal ini penting agar tak terjadi korsleting listrik. Saat rumah tergenang banjir, titik-titik elektrik akan rawan terkena rembesan air.

Maka dari itu, periksa titik elektrik di rumahmu, apakah ada kabel yang mengelupas atau tidak. Jika ada kerusakan, lakukan perbaikan segera. Bisa secara mandiri atau meminta bantuan petugas PLN. Berhati-hatilah, karena kerusakan listrik rumah karena banjir bisa membahayakan penghuninya.

Baca juga : 8 Pot Unik dari Barang Bekas untuk Mempercantik Taman

DAPATKAN Design INTERIOR Gratis!

Caranya sangat mudah, isi form di bawah ini dengan lengkap!

*
*
*

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password